1. Disiplin dalam menyelesaikan sebuah karya kreatif adalah satu hal yang bisa kamu banggakan

Disiplin adalah anak tangga keberuntungan. Meskipun kita tidak memburu keberuntungan, tetapi kedisiplinan membuahkan banyak hasil. Disiplin jauh lebih baik daripada teledor. Disiplin membuat kita mudah menggapai apapun yang kita inginkan. Disiplin membuat setiap hari menjadi lebih dekat kepada keberhasilan. Disiplin selalu membuahkan hasil. Minimal hasil dalam mengelola waktu dengan baik.

2. Aku tidak akan kehilangan apapun, itulah yang membuatku berani untuk mencoba

Istilahnya, nothing to loose. Keberanian untuk mencoba adalah syarat utama untuk bisa menjajal berbagai kemampuan baru. Tidak ada awal yang baik, awal yang baik selalu dimulai sekarang. Bukan besok, apalagi lusa. Keberanian untuk mencoba hanyalah awal saja. Masih banyak yang harus diperbuat. Mencoba saja belum, berhenti pesimis. Mulai mencoba, mempelajari, melatih diri dengan keahlian menulis setiap hari.

3. Jadilah tegas dalam melindungi hari-hari menulis

Banyak penulis pemula gagal bahkan sebelum mencoba. Semangat mereka besar, disiplin mereka untuk menulis kecil. Karena itulah banyak dari mereka yang gagal. Orang yang gagal terlihat dari bagaimana ia tegas dalam mendisplinkan diri untuk terus menulis. Tidak peduli apakah mood sedang jelek atau baik. Tidak peduli apapun masalah yang terjadi. Pada waktu yang ditentukan, penulis hebat terus menulis. Tanpa syarat, bahkan ada yang tanpa ide, terus menulis.

4. Novel ke-3, 4, 50 mungkin menjadi salah satu yang sukses

Kita tidak akan tahu novel mana yang akan sukses. Untuk itu teruslah menulis apa yang kamu ingin tulis. Tulislah sesuatu yang selama ini bersemayam di kepalamu. Biarkan ide gila itu keluar dari tulisan hasil karyamu. Nanti kita lihat hasilnya. Apakah baik, atau sangat brilian. Teruslah menulis.

5. Jangan menulis seperti saya, menulislah seperti dirimu sendiri

Memiliki gaya menulis unik adalah sesuatu yang membuat penulis disukai pembaca. Pembaca pun mudah ingat dengan penulis. Karena sesuatu yang beda membuat perbedaan itu terlihat dan mudah terkenal. Judul buku yang tidak biasa. Diksi yang jarang dipakai. Tetapi tetap mudah dibaca, mudah dipahami dan enak dinikmati. Membaca imajinasi pembaca berkelana.

6. Semua penulis membutuhkan sebuah bakat dan tinta bukan macbook terbaru

Semakin banyak alasan untuk menunda menulis, membuktikan seberapa rendah semangat seseorang untuk mewujudkan tulisan menjadi sebuah karya yang monumental. Bahkan, hanya untuk menyelesaikan tulisan yang baru saja dimulai saja, sudah membuat putus asa, kehabisan akal, mandek di tengah, beralasan berbagai hal menghambat prosesnya. Padahal, hanya karena hobi mencari alasanlah penyebabnya.

7.  Jangan menyerah sampai semua penerbit menolakmu

Kita tidak tahu nasib buku kita akan seperti apa. Tetapi, menulis itu sendiri adalah bagian dari hidup kita. Jika kita percaya, suatu saat buku kita akan diterbitkan oleh penerbit mayor. Maka jangan sekalipun meremehkan karya kita sendiri. Sejatinya sebuah karya akan menemukan pembacanya. Sebuah karya akan menemukan penerbitnya. Sebuah karya akan menemukan keberuntungannya masing-masing. Biarkan ia berkembang. Biarkan ia hadir dalam kenyataan. Jangan halangi dia untuk terkenal dan melambungkan namamu.

8. Ubah tertawaan mereka menjadi semangatmu

Kado terbaik untuk pembenci adalah keberhasilanmu. Selama kamu masih mengutuk mereka, kamu berarti belum cukup berhasil. Berhasillah, capailah apa yang kamu inginkan. Gunakan kata-kata mereka sebagai tangga menuju keberhasilanmu.