Berhenti ngurusin masa depan seseorang. Ngurusin diri sendiri aja susahnya setengah mati,"

Ramalan tetaplah ramalan

Pernah dengar ada yang ngomong seperti ini kepada kamu.Yap, sangat benar. Oleh karena ini, artikel ini hadir untuk memberimu "kisi-kisi" cara meramal masa depanmu sendiri. Dengan margin error 99%. Hahaha.

Kenapa sih banyak orang suka sekali dengan kata "ramalan". Mungkin, manusia selalu penasaran dengan masa depan. Sampai segala hal yang berbau ramalan. Semua orang suka. 

Cara Meramal Versi DUKUN MILENIAL

Saya punya banyak teman yang bekerja sebagai copywriter parapsikolog atau gampangnya "dukun". Parapsikolog adalah orang yang secara bawaan lahir, punya indra keenam yang tajam. Mereka secara naluriah punya kemampuan diluar nalar. Oleh karena itu, saya pun penasaran bagaimana mereka "membranding" tokohnya tersebut.

Pertama, mereka akan diajari cara-cara dasar meramal nasib seseorang. 

Kedua, mereka akan belajar cara membuat orang terkesan.

Ketiga, mereka akan belajar membuat orang patuh 100% terhadap "Sang Dukun".

Masa depan bukan lagi misteri.

Ceritanya panjang, kali ini saya tidak akan bercerita banyak. Karena kamu pasti ingin tahu apa yang akan saya ceritakan berdasarkan judul tulisan ini.

Jika kamu membaca sampai disini, itu berarti kamu sangat penasaran bagaimana cara meramal masa depan seseorang.

Ada sebuah teknik coaching yang populer, namanya Clean Language. 

Translasi serampangannya berarti "Bahasa yang Jelas.".

Bahasa yang jelas atau Clean Language ini adalah sebuah metode cara bertanya (interogasi) untuk menggali masalah apa yang dihadapi klien. Melalui pertanyaan-pertanyaan yang simpel, klien akan dipancing dan dipandu untuk menemukan jawaban dari dalam dirinya sendiri.

Beneran, jawaban tidak berasal dari konsultan. Melainkan berasal dari klien itu sendiri. Klien akan dipancing dengan pertanyaan-pertanyaan menohok yang tepat sasaran. Sehingga klien punya trigger untuk mencapatkan jawaban sejelas-jelasnya.

Sumber : Catatan Pribadi
Catatan Pribadi
Teknik Clean Language menunjukkan bahwa sebenarnya yang paling tahu solusi dari sebuah masalah adalah yang punya masalah.

Masalahnya, terkadang seseorang yang sedang dalam masalah terlalu terpaku pada masalah. Sehingga tidak bisa melihat dengan jelas solusi yang terpampang di depan mata.

Begitu juga masa depan seseorang. Yang paling tahu masa depan seseorang adalah orang itu sendiri. Karena masa depan seseorang dipengaruhi oleh visi, misi, dan apa yang mereka kerjakan dengan visi dan misi tersebut.

Masa depan seseorang bisa kita ketahui tanpa indra keenam. Meskipun margin error nya tentu saja banyak. Karena data yang kita miliki tentang orang tersebut terbatas. Clean Language membantu untuk mendapatkan banyak data untuk meramal masa depan seseorang.

Ramalan Dukun Kuno

Ramalan dukun kuno tentu saja bisa kita pahami dengan melihat sejarah. Pada zaman tersebut ilmu yang berkembang pesat apa. Apakah keilmuan psikologi atau metafisika. 

Metafisika sendiri merupakan cabang ilmu khusus yang bisa dipelajari. Tetapi saran saya, untuk belajar ilmu metafisika, belajarlah pada ahlinya. Jangan serampangan pilih guru dan pilih ilmu.

Saya sendiri tidak begitu intens belajar metafisika. Meskipun saya punya guru metafisika, saya lebih senang melihat metafisika dari sisi psikologinya.

Dari sudut pandang psikologi, saya cukup bisa memahami fenomena metafisika yang terjadi.

Lain kali kita diskusikan.

Ramalan Dukun Kekinian

Contohnya Pakar Bola,

Saya kira Pakar Bola adalah salah satu dukun kekinian.

Mengapa demikian, karena dia dapat memprediksi apa yang terjadi di lapangan. Berapa skornya, bagaimana performa tim dengan data yang ia punya. 

Dukun Kekinian menurut saya banyak bentuknya, Asalkan pekerjaan dia "meramal". Bisa disebut dukun kekinian.

Sedangkan dalam sudut pandang metafisika, Dukun Kekinian menggunakan hasil penelitian terkini soal psikologi manusia. Oleh karena itu pelayanan mereka sekarang lebih digital. 

Setiap Orang Bisa jadi Dukun

Kata DUKUN berasal dari Bahasa Arab , yaitu Do'a Kun yang artinya Doa yang Terkabul.

Secara sederhana dapat kita pahami sebagai orang yang doanya sangat mudah terkabul. Sayangnya istilah dukun terdengar negatif. Padahal, pada dasarnya gelar "dukun" merupakan gelar kesaktian seseorang.

Kemampuan atas ilmu metafisika, ilmu spiritual menjadi landasan seseorang menjadi seorang dukun. 

Tidak semua orang bisa menjadi dukun.

Tetapi setiap orang bisa menjadi dukun untuk dirinya sendiri. Menjadi seseorang yang doanya mudah terkabulkan untuk dirinya sendiri. 

Bukan begitu?

Jangan percaya ramalan karena semua orang bisa meramal, kecuali ramalan cuaca.