Ada saja momen dimana hidup terasa begitu melelahkan. Apapun langkah yang kita ambil, selalu salah. Segala hal yang berbau pilihan, seorang tak ada harapan. Pilihan yang tersedia, semua menyeramkan.

Seperti kata Lenka, "Trouble is a friend."
Masalah adalah teman. Kita butuh masalah untuk kita selesaikan. Sebagaimana Lirik sebuah lagu, "Apapun yang tak sanggup membunuhmu membuatmu semakin kuat."

Apapun  ketakutan yang kamu alami, itu bernama fobia. Fobia sangat umum dialami setiap orang. Terutama fobia akan masa depan yang suram. Jika kamu merasakannya sekarang, wajar. Bukan masalah besar dan tidak perlu membesar-besarkan masalah.

Terima kenyataan lalu manfaatkan.

 Apapun yang menghalangi jalan kesuksesanmu menjadi batu loncatan masa depan cerahmu. Jangan berhenti percaya bahwa masa depan gemilang akan datang. Jangan berhenti berharap, masih ada harapan di tengah gelapnya malam. Masih ada yang bisa disyukuri, syukuri. Masih ada peluang yang tersedia, ambil. Masih ada hidup, nikmatilah setiap detiknya. Masih ada orang yang mencintai, cintailah dengan sepenuh hati.

Ketenangan adalah modal utama kemenangan.

Jika pikiran melayang kemana-mana. Jangan buru-buru ambil keputusan. Tenangkan diri. Lakukan apapun yang biasanya bisa membuatmu lebih tenang. Ketenangan membawa banyak kebaikan. Banyak masalah yang timbul dari mengambil keputusan yang tergesa-gesa. Mempertimbangkan keputusan dengan matang, mengurangi kemungkinan kamu kecewa jika terjadi sesuatu yang diluar dugaan.
Hidup ini singkat, jangan dipersingkat dengan pikiran gusar.
Jika pikrian selalu tertuju pada masalah. Alih-alih mendapatkan pencerahan. Pikiran semakin kalut. Justru, alihkan pikiran menuju solusi. Pertanyakan, "solusi apa yang bisa diambil ya?" Fokus pada solusi, bukan tenggelam dalam masalah. Jika pikiran straight to solution maka pikiran akan menemukan beragam solusi. 
Menuliskan masalah, membuat masalah semakin jelas.
Menulis adalah berpikir. Ketika kamu menulis di sebuah buku. Kamu akan mendeskripsikan masalah sejelas mungkin. Dengan menemukan definisi masalah yang kamu hadapi. Kamu mulai menemukan ide-ide kecil tentang solusi yang mungkin bisa diambil. Dari beragam opsi yang tersedia. Pertimbangkan dengan menulis positif-negatif dari setiap solusi yang tersedia. Teknik menyelesaikan masalah dengan menuangkannya dalam tulisan terbukti membantu proses kreatif menyelesaikan masalah.
Percayalah, Lelahmu suatu saat akan tebayar.
Ada akhir dari setiap hujan. Hujan akan reda. Begitu juga dengan masalah. Ada masa dimana halilintar menggelegar. Ada masa hawa sejuk setelah hujan begitu syahdu. Percayalah, masa-masa yang melelahkan ada akhir yang membahagiakan. Tidak ada yang abadi. Setiap masalah ada solusinya, setiap masalah ada akhirnya. Ingatlah, perjuangan lelahmu hari ini akan terbayar dengan keberhasilan. Selama kamu tidak pernah menyerah begitu saja. Kamu sudah berjuang sejauh ini. Jangan tergiur oleh mudahnya menyerah. Menyerah itu mudah, berjuanglah yang susah. Tidak semua orang bisa berjuang sekuat kamu. Berjuanglah. Bersabarlah.